cara menjaga kesehatan reproduksi

Bagaimana Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi Pria Yang Benar

Bagi para pria, menjaga kesehatan organ reproduksi sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya menjaga kesehatan organ reproduksi pada pria, baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Apalagi bagi para pria yang sedang menjalani program kehamilan bersama istri tercintanya. Organ reproduksi yang sehat tentunya dapat mensukseskan program kehamilan yang sedang dijalani tersebut.

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi apakah seorang pria memiliki reproduksi mahjong ways yang sehat atau tidak serta subur atau tidak. Faktor tersebut meliputi gaya hidup yang dijalani, faktor lingkungan dan juga kondisi medis tertentu yang mungkin dialami.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan reproduksi pria dengan benar, yaitu:

1. Mengonsumsi makanan sehat dan rutin berolahraga

Tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang tepat dengan mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna agar tubuh senantiasa prima. Selain itu, mengonsumsi makanan yang sehat serta berolahraga secara rutin dapat memberikan dampak yang baik untuk menjaga kualitas sperma pria.

Baca Juga : Strategi Gaya Hidup untuk Menghindari Kanker

Akan tetapi perlu diperhatikan ketika hendak berolahraga, pilihlah jenis olahraga yang tidak terlalu berat atau menyesuaikan dengan kapasitas tubuh masing-masing. Pasalnya, jika tubuh melakukan olahraga yang terlalu berat, tubuh akan terlalu banyak mengeluarkan hormon steroid. Bila hormon steroid terlalu banyak dikeluarkan dapat memberikan pengaruh yang kurang baik bagi kesuburan pria.

2. Mempertahankan berat badan ideal

Jika seorang pria menderita obesitas (kelebihan berat badan) atau kekurangan berat badan, maka dapat berpengaruh terhadap kesuburannya. Tingkat kesuburan pria dapat menurun karena gizi yang kurang baik dan mempengaruhi kualitas sperma. Jadi, pria dengan berat badan terlalu berat ataupun terlalu rendah bisa mengurangi tingkat kesuburannya.

3. Sunat

Sunat menjadi salah satu tips yang memiliki pengaruh yang cukup besar dalam menjaga kesehatan reproduksi pria. Pasalnya pada penis pria yang tidak disunat, ada lipatan kulit atau kulup (preputium) yang berpotensi menjadi tempat bakteri berkembang biak dan mampu menyebabkan penyakit menular seksual (PMS). Kondisi tersebut tentunya dapat memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan reproduksi pria.

4. Berhenti merokok dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol

Merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol dapat berisiko menurunkan produksi dan kualitas sperma pada pria. Kondisi tersebut tentunya sangat berpengaruh pada tingkat kesuburan hingga sulit mendapatkan keturunan.

5. Menjaga testis dalam keadaan sejuk

Siapa sangka bahwa suhu testis dapat mempengaruhi jumlah sperma pria. Suhu ideal testis untuk memperoleh keturunan adalah <34° bila suhu bagian tubuh sekitar 37°C. Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk memperoleh suhu testis ideal, yaitu:

· Batasi durasi ketika mandi air hangat

· Gunakan celana dalam yang tidak terlalu ketat agar nyaman

· Bila pekerjaan mengharuskan duduk diam terlalu lama, luangkan waktu sejenak untuk beristirahat dengan berdiri atau berjalan-jalan di sekitar area kerja.

· Jika bekerja pada area yang panas, luangkan waktu untuk beristirahat dengan berada di tempat yang sejuk

6. Berhubungan seks secara teratur

Penis pria dapat dikatakan penis yang sehat, apabila penis tersebut mengalami ereksi yang teratur. Melakukan hubungan seks secara teratur dapat memancing penis mengalami ereksi secara teratur. Tak hanya itu, melakukan hubungan seks secara teratur dapat mencegah pria mengalami kanker prostat.

Kemudian, salah satu cara yang bisa dilakukan agar segera memperoleh keturunan adalah dengan melakukan hubungan seks secara rutin ketika penis sedang mengalami ereksi penuh dan tanpa alat kontrasepsi.

7. Hindari perilaku seks tidak aman

Hindari perilaku seks yang tidak aman seperti bergonta-ganti pasangan bila ingin menjaga kesehatan organ reproduksi serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi penyakit menular seksual.

error: Content is protected !!