Pentingnya Jaga Kesehatan Reproduksi Wanita

Menjaga kesehatan reproduksi adalah hal yang penting, sebab gangguan atau penyakit dalam cara reproduksi memunculkan banyak keadaan sulit kesehatan, termasuk susah untuk mempunyai buah hati. Dalam rangka menyambut hari Ibu pada tanggal 22 Desember, kami akan memberikan berita mengenai tips yang perlu dilaksanakan untuk menjaga kesehatan cara reproduksi wanita.

Hal pertama yang perlu kita lakukan untuk menjaga kesehatan cara reproduksi wanita adalah mengetahui bagiannya terlebih dulu. Intim reproduksi wanita terdiri dari vagina, klitoris, servik (atau leher rahim), rahim, tuba falopi, dan ovarium atau indung telor. Intim ini mempunyai berbagai fungsi penting, mulai dari sebagai jalan keluarnya menstruasi, untuk berkaitan seksual, perkembangan sel telor, kehamilan hingga persalinan. Mari kita simak sebagian tips untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita.

Membersihkan Baik dengan Cara dan Benar
Akibat membersihkan vagina yang benar adalah membasuhnya dengan mahjong ways 2 air dari depan ke belakang atau dari arah vagina menuju dubur, terlebih sesudah membuang air kecil dan besar. Anda tak dianjurkan untuk menggunakan sabun khusus zona kewanitaan yang mengandung alkohol, pewangi dan antiseptik, sebab vagina adalah organ yang dapat membersihkan dirinya sendiri.

Hindari Perilaku Seksual Berisiko
Menjalankan perilaku seksual yang berisiko, kesehatan cara reproduksi juga dapat terganggu. Jangan bergonta-ganti pasangan seksual, atau pakai kondom saat berkaitan. Perilaku seks yang tak sehat, tak cuma memicu gangguan pada cara kesehatan reproduksi, namun juga dapat memunculkan risiko terjangkit penyakit menular seksual.

Servik Skrining Kanker Umumnya
Mengkonsumsi wanita yang sudah aktif secara seksual perlu melakukan deteksi dini atau skrining kanker servik melalui pap smear atau tes IVA. Bagi wanita yang berusia 21 tahun dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan pap smear tiap-tiap tiga tahun sekali, sementara wanita yang berusia 30-65 tahun tiap-tiap lima tahun sekali dan dilengkapi dengan tes HPV. Pemeriksaan ini dilaksanakan untuk mendeteksi kelainan sel yang dapat memicu kanker servik yang disebabkan oleh infeksi virus Human Papillomavirus (HPV).

Menjalani Gaya Hidup Sehat
Beberapa makanan yang kaya akan nutrisi serta rutin berolahraga juga dibutuhkan guna menjaga kesehatan organ reproduksi. Tak asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh cara reproduksi wanita terdiri dari protein, lemak sehat, antioksidan, serat dan berbagai macam mineral seperti folat, zinc, dan zat besi. Kultur cuma itu saja, gaya hidup sehat juga perlu diimbangi dengan pengelolaan stres dan rehat yang cukup. Olahraga juga perlu dilaksanakan secara rutin dan cukup dengan macam olahraga yang ringan saja, contohnya berjalan kaki selama 30 menit dalam 2-3 kali dalam seminggu.

Hindari Merokok Alkohol dan Konsumsi Minuman Kultur
Merokok merokok dapat mengurangi jumlah serta menurunkan kualitas sel telor yang akan memberikan imbas sekiranya Anda sedang merencanakan kehamilan. itu, minuman memabukkan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan ovulasi.