Sulit Kesehatan Pada Bayi Baru Lahir, Kejang sampai Diare

Bayi baru lahir masih sensitif dan rentan mengalami gangguan kesehatan. Hal ini disebabkan sebab mereka masih mengikuti keadaan dengan lingkungan luar rahim ibunya.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), untuk mempertimbangkan si kecil bertahan dan berkembang, kita mesti fokus pada perawatan buah hati di pekan pertama kehidupan atau sekitar waktu kelahiran. Penanganan situasi sulit kesehatan si kecil sangat penting supaya mereka berkembang dengan baik.

Promosi kesehatan, layanan pencegahan penyakit (seperti vaksinasi), dan pengobatan penyakit awam di masa kanak-kanak sangat penting sekiranya berharap mereka berkembang dan bertahan hidup,\\\” demikian kata WHO, dalam laman resminya.

Sebelum melahirkan, sebaiknya calon orang tua mengenal situasi sulit kesehatan yang dapat dialami buah hatinya ya. Beberapa situasi sulit kesehatan pada bayi baru lahir dapat terjadi dan ditangani sekiranya Bunda lebih waspada.

Dilansir berjenis-jenis sumber, berikut 10 situasi sulit kesehatan yang sering terjadi pada bayi baru lahir:

1. Bayi kuning
Penyakit ini ditandai dengan kulit dan mata bayi baru lahir yang spaceman slot menguning. Penyakit kuning terjadi sebab kadar bilirubin menumpuk di tubuh bayi.

Mengutip laman Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), pada biasanya bayi akan mengalami kuning di usia 2 sampai 7 hari. Kuning yang perlu diwaspadai sekiranya terjadi dalam 24 jam pertama setelah lahir.

Selain itu, keadaan lain yang perlu diwaspadai sekiranya berlangsung lebih dari 2 pekan, disertai demam, sangat kuning sampai telapak tangan dan kaki bayi, menurut grafik bilirubin mencapai batas untuk sinar maupun transfusi tukar.

2. Kolik
Kalau bayi menangis terus menerus dan tak dapat dihentikan, mungkin saja bayi mengalami kolik. Kolik biasanya terjadi pada bayi baru lahir di tiap pagi dan petang hari.

Keadaan ini biasanya tak membaik dengan digendong sebab perut bayi dapat menjadi tegang. Kalau hal ini terjadi, Bunda konsisten dapat menggendong bayi, namun dengan lembut dan diposisikan telungkup. Kolik pada bayi biasanya akan sembuh dengan sendirinya, Bunda.

3. Hidung tersumbat
Hidung tersumbat pada bayi dapat disebabkan alergi atau infeksi seperti flu. Keadaan ini juga dapat terjadi saat ada benda yang masuk ke dalam hidung si kecil, Bunda.

Hidung tersumbat terjadi saat pembuluh darah dan jaringan di rongga hidung terisi terlalu banyak cairan. Selain rewel dan susah makan, bayi biasanya susah tidur dan kesulitan menyusu.

Metode mengatasi hidung tersumbat pada bayi enggak boleh dilaksanakan sembarangan. Bunda perlu menolong mengeluarkan lendir perlahan supaya tak berdampak serius. Pemakaian obat-obatan juga mesti cocok resep dokter.

4. Kulit kebiruan
Kulit kebiruan pada bayi baru lahir dapat disebabkan apnea. Keadaan ini biasanya terjadi pada bayi prematur, Bunda.

Apnea terjadi setelah usia bayi menjelang 2 hari dan berlangsung sampai 2 sampai 3 bulan setelah kelahiran. Apnea pada bayi prematur biasanya akan sembuh dengan sendirinya dan biasanya tak akan kembali lagi.

Keadaan ini perlu diwaspadai sekiranya bayi mengalami henti nafas selama 20 detik atau sebab terjadi situasi sulit jantung.